Tuesday, July 12, 2016

Akhirnya Mobil Esemka Siap Produksi Masal Tahun Ini

Menjadi impian kita sebagai warga negara Indonesia ingin memiliki merk mobil produksi dalam negeri. Sempat populer ketika digunakan sebagai mobil dinas walikotanya sendiri pada waktu itu, Esemka digadang-gadang menjadi mobil nasional buatan asli anak negeri kala itu. Mobil rakitan anak-anak SMK solo itu sempat dipesan hingga ratusan unit. Namun, sayangnya kala itu mobil Esemka belum lulus uji emisi. Kemudian Esemka tenggelam seiring waktu dan luput dari sorotan media.
Rajawali Esemka

Meski tidak terdengar kabarnya lagi, ternyata Esemka tetap bergeliat.  Jika dulunya Esemka dibawah naungan  PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Kini Esemka berada di bawah naungan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) yang merupakan gabungan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL). Pabrik Esemka yang baru berada di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat persis dibelakang pabrik Geely. Kapasitas pabrik Esemka yang baru ini dapat mencapai 30.000 unit 

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kabarnya sudah menerbitkan nomor induk kendaraan (NIK) atau vehicle identification number (VIN) untuk PT ACEH. Sesuai tahapannya, setelah mendapatkan NIK, perusahaan bisa langsung membuat prototipe. Jika semua lancar direncanakan Esemka siap diproduksi masal Agustus 2016. Saat ini, pihak PT ACEH sedang fokus mempersiapkan semua fasilitas produksi.

Mengenai pasar yang diincar, Esemka akan fokus pada mobil pedesaan. Namun yang sudah pasti, Esemka dipastikan memproduksi jenis mobil pickup. Alasan kuat memproduksi jenis ini, agar mudah mendayagunakan karoseri lokal. Sehingga, penggunaan komponen lokal pada Esemka menjadi maksimal. Tidak menutup kemungkinan jika Esemka akan memproduksi segmen mobil yang populer di Indonesia seperti MPV (Multi Purpose Vehicle) dan SUV (Sport Utility Vehicle)

Jika benar diproduksi bulan Agustus ini maka Esemka akan bersaing dengan merek Jepang, Amerika, Korea, atau benua Eropa  yang sudah lama menjajah pasar otomotif negeri ini. Terkait dengan kerja sama pihak Esemka dengan Proton atau Geely, belum diketahui lebih lanjut. Namun saat ini, posisi Managing Director PT ACEH diisi oleh Hosea Sanjaya, yang juga merupakan Presiden Direktur PT Geely Motor Indonesia (GMI).