Tuesday, July 19, 2016

Keren...! Nissan Serena Terbaru ada Fitur Autonomous

Serena merupakan salah satu mobil Nissan yang telah diluncurkan sejak tahun 1991. Tahun ini tepatnya 13 Juli 2016 lalu, Nissan kembali meluncurkan generasi ke-5 dari Nissan Serena. Tempat peluncurannya sendiri dilakukan di Yokohama, Jepang. Terlihat dua tipe Nissan dengan warna yang berbeda yaitu Merah dan Biru, tampil dihadapan para wartawan. Nissan akan mulai menjual Serena di Jepang akhir Agustus tahun ini. Hal ini, bertolak belakang dengan temuan Nissan Serena yang sedang melakukan uji jalan di Michigan, Amerika Serikat. Kala itu Nissan Serena terlihat dijalanan lengkap dengan cover kamuflase.

[Baca : Wow..!! MPV Generasi Terbaru dari Nissan Ini Akan Segera Hadir]

Konsep desain Serena yang awalnya terkesan kotak kini mengarah lebih elegan. Tampilan  depan Multi Purpose Vehicle (MPV) dari Nissan ini terlihat sangat segar, dengan grille chrome dan bumper berdesain baru. Lampu depan bertingkat mengangkat nuansa mewah, Lampu seperti ini dapat kita lihat pada Nissan Elegrand. Untuk mesin, Nissan belum memaparkannya. Namun yang jelas, akan ada versi hibrida tersedia seperti model generasi sebelumnya.
All New Nissan Serena

Serena Hadir Dengan Fitur Autonomous

Nissan Serena terbaru hadir dengan fitur Autonomous. Fitur ini, oleh pihak Nissan dinamakan ProPilot. Fitur ini dapat dikatakan sebagai fitur  semi autonomous. Karena pengemudi tidak dapat sepenuhnya melepas kemudi begitu saja. ProPilot dibuat untuk membantu pengemudi, namun bukan diartikan bahwa mobil  memiliki kemampuan untuk berkendara sendiri. ProPILOT menjadikan kemudi, pedal rem, dan pedal gas bisa bekerja secara bersinergi mengendalikan laju mobil. Hanya saja, tangan pengemudi tetap harus berada di setir kemudi. Dengan teknologi ini, pengemudi menjadi sangat terbantu karena tidak perlu bersusah payah mengatur jarak dengan kendaraan lain. Begitu pun saat berakselerasi, sistem pada kendaraan akan otomatis menentukan kecepatan yang tepat.

Cara Kerja ProPilot Nissan

Pengemudi tinggal menekan tombol pada setir kemudi jika ingin mengaktifkan fitur ProPILOT. Selebihnya sistem yang bekerja menjaga jarak dan mengatur kecepatan. Mirip dengan fitur Cruise Control tetapi ProPilot dapat menyesuaikan kecepatan dan jarak dengan kendaraan didepan secara otomatis. Jika pengemudi melepaskan tangan dari setir selama empat detik, maka lampu peringatan akan berkedip. Jika sampai 10 detik tidak direspons juga maka alarm akan menyala memperingatkan pengemudi. Hal lain dari teknologi Nissan ini,  ProPILOT dapat dipakai di jalan bebas hambatan dan hanya bekerja di satu lajur atau single-lane, tidak bisa berpindah. Sistem Propilot bekerja dengan mengandalkan kamera dan perangkat lunak pembaca gambar. Komputer yang tertanam pada mobil bisa membaca objek tiga dimensi seperti mobil lain di jalan raya serta mampu menganalisa garis jalan.

Peluncuran Multi-Lane Autonomous

Serena jadi model pertama Nissan yang menggunakan ProPilot, tapi dalam waktu dekat akan diikuti model lainnya, dimulai dari SUV Qashqai pada tahun depan. ProPILOT akan diperkenalkan ke kendaraan lain, termasuk Qashqai di Eropa pada 2017. Ada juga rencana untuk teknologi yang akan diperkenalkan di pasar Amerika Serikat dan Cina. Jika fitur ProPilot saat ini hanya untuk Single-Line, Pengembangan Multi-Lane terus dilakukan oleh Nissan. Kedepan Multi-Lane Autonomous akan segera diwujudkan. Pengenalan Multi-Lane Autonomous direncanakan pada tahun 2018. Dengan teknologi ini, memungkinkan perubahan jalur secara otomatis di jalan Raya. Selain itu, pengenalan teknologi autonomous yang lebih kompleks lagi oleh Nissan akan dilakukan pada tahun 2020.